Jumat, 01 April 2011
Selasa, 29 Maret 2011
Kenapa Kucing Punya Kumis?
![]() |
Bintang dan Alam Semesta
| LANGIT SELATAN |
| LANGIT UTARA |
Rasi atau konstelasi adalah sekelompok bintang tertentu yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus, diberi nama dan menempati ruang tersendiri di langit.
Sejak dahulu kala, manusia menamakan kelompok bintang dengan nama binatang atau tokoh legenda. Sudah sejak tahun 3000 S.M. bangsa Kaldea yang menempati tepi Sungai Tigris dan Efrat telah memberi nama beberapa rasi. Termasuk di antaranya Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagittarius, dan Capricornus.
Bangsa Yunani menambahkan beberapa nama pada rasi itu, biasanya nama tokoh atau binatang dalam mitologi Yunani, contohnya Centaurus dan Pegasus. Kini I.A.U (International Astronomical Union, atau Persatuan Astronomi Internasional) telah menetapkan 88 rasi yang diakui di seluruh dunia.
Ahli Astronomi zaman dahulu yang bernama Ptolemeus mengelompokkan bintang menurut kecemerlangannya. Bintang paling cemerlang disebut bintang jenis magnitudo pertama. Bintang yang hampir tidak nampak oleh mata telanjang dinamakan bintang jenis magnitudo keenam. Bintang yang kecerlangannya di antara itu dikelompokkan menurut urutan bintang jenis magnitudo kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Menurut skala modern, beda kecerlangan antara suatu klas magnitudo dan klas magnitudo berrikutnya adalah 2.5 kali. Ini berarti bahwa bintang jenis magnitudo pertama kira- kira 100 kali kecerlangan bintang jenis magnitudo keenam. Bintang yag lebih cemerlang dari magnitudo pertama diberi tanda minus.
Di antara rasi paling cemerlang di Langit Utara ialah Ursa Mayor (Beruang Besar) dengan Bintang Tujuh, dan Ursa Minor (Beruang Kecil) dengan Bintang Utaranya. Bintang Utara yang bermagnitudo kedua hampir tepat di atas Kutub Utara, dan dipakai pelaut sebagai penunjuk arah utara. Bintang Tujuh ialah kelompok tujuh bintang yang tersusun dalam bentuk gayung air. Dua bintang terang di kedua tepi Bima Sakti ialah Vega di daerah rasi Lyra, dan Altair di daerah rasi Aquila (Garuda). Dalam mitologi Yunani, Aquila digambarkan sebagai garuda besar, burung keramat dewa Yupiter. Rasi lain yang nampak di langit utara ialah Pegasus, Hercules, Bootes dan Leo.
Di Langit Selatan, Crux (Salib Selatan) ialah rasi kecil, tetapi cemerlang. Rasi tiga bintang jenis magnitudo pertama dan tiga bintang jenis magnitudo ketiga ini berbentk salib pada Bima Sakti. Oleh karena letak Crux (Salib Selatan) berdekatan dengan Kutub Selatan, maka jarang terlihat dari negeri- negeri belahan Bumi Utara.
Rasi yang dekat Crux ialah Centaurus; diambil dari nama makhluk setengah manusia setengah kuda dalam mitologi Yunani. Rasi lain di Langit Selatan adalah Pavo, Telescopium, Hydra, dan Carina.
Sirius, bintang paling cemerlang, terletak di rasi Canis Mayor (Anjing Besar). Bintang ini bersinar putih kebiruan dan Magnitudonya -1.4. Canopus bintang cemerlang kedua ber Magnitudo -0.9.
Langganan:
Postingan (Atom)












